BRINGIN LIFE
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Tidak seorangpun dapat meramalkan apa yang akan terjadi dimasa yang akan dating secara ssempurna, meskipun dengan menggunakan berbagai alat analisis. Setiap ramalan yang dilakukan tidak akan terlepas dari keslahan perhitungan yang telah dilakukan. Penyebab melesetnya hasil ramalan karena dimasa yang akan dating penuh dengan ketidak pastian. Bahkan untuk hal-hal tertentu sama sekali tidak dapat diperhitungkan seperti maut dan rezki. Jadi wajar jika terjadinya sesuatu dimasa yang akan dating hany dapat direke-reka semata .
Oleh karena itu, mengelola keuangan dengan sebaik-baiknya adalah salah satu faktor penting yang harus dilakukan dalam rangka mengantisipasi keadaan-keadaan di mana uang sangat dibutuhkan. Dalam bidang pendidikan misalnya, orang tua tidak akan menyia-nyiakan anaknya untuk tidak merasakan bangku pendidikan. Akan tetapi biaya pendidikan semakin ke depan semakin mahal. Dalam hal ini asuransi pendidikanlah sebagai salah satu alternative pilihan orang tua untuk menjamin biaya pendidikan anaknya.
Asuransi syariah membawa unsur tolong-menolong. Asuransi syariah juga mengemban tugas agar melakukan pembersihan unsur-unsur yang tidak sesuai dengan syari’ah terhadap praktik yang dijalankan oleh asuransi konvensional. Nilai-nilai seperti materialistis, individualistis, dan kapitalis harus dihapuskan. Sebagai gantinya semangat keadilan, kerja sama dan saling tolong-menolong. Sesuai dengan firman Allah QS. Al-Maidah ayat 2 yang berbunyi :
Artinya :“……Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. dan bertakwalah kamu kepada Allah, Sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.”
B. Rumusan Masalah
Agar pembahasan penelitian ini lebih terarah pada permasalahan yang dituju sebagaimana telah diuraikan di atas, maka masalahnya dapat dirumuskan sebagai berikut:
1. Bagaimana sejarah perkembangan Asuransi Bringin Life?
2. Apa produk yang ada di Asuransi Bringin Life?
C. Tujuan dan Manfaat Penelitian
1. Tujuan Penelitian
a. Untuk mengetahui sejarah perkembangan Asuransi Bringin Life
b. Untuk mengetahui produk yang ada di Asuransi Bringin Life.
2. Manfaat Penelitian
a. Sebagai upaya memberikan kontribusi khasanah pemikiran bagi masyarakat akademik di lingkungan STAIN Cirebon maupun masyarakat umum mengenai Asuransi BRINGIN LIFE
b. Sebagai referensi peneliti lain kaitannya dengan Asuransi umumnya dankhususnya Asuransi BRINGIN LIFE.
D. Tinjauan Pustaka
Dalam melakukan penelitian terhadap Asuransi BRINGIN LIFE kantor cabang cirebon, maka perlu kiranya perlu dilakukan langsung terjun ke kantor cabang cirebon Asuransi BRINGIN LIFE dan telaah terhadap studi kepustakaan. Hal ini dimaksudkan untuk melihat relevansi dan sumber-sumber yang akan dijadikan rujukan dalam penelitian ini dan sekaligus sebagai upaya menghindari duplikasi terhadap penelitian ini.
E. Metode Penelitian
1. Jenis Penelitian
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yaitu dilakukan di lapangan atau di lokasi penelitian, suatu tempat yang dipilih sebagai lokas untuk menyelidiki gejala objektif dan ditambah dengan tinjauan pustaka (library research..
2. Metode Pengumpulan Data
Karena penelitian ini adalah penelitian lapangan, maka pengumpulan datanya adalah dengan menelusuri dan terjun langsung ke lapangan melakukan wawancara, serta ditambah dengan studi kepustakaan
F. Kerangka Pemikiran
Islam sebagai norma yang mengatur tata kehidupan manusia telah sempurna dan mencakup seluruh aspek kehidupan manusia, baik yang berkenaan dengan politik, hukum, social, budaya, maupun dalam tata kehidupan berekonomi (QS. Al-Maidah ayat 3). Tidak ada sesuatu permasalahan yang tidak ada jawaban dalam ajaran Islam.
Asuransi Jiwa Bringin Sejahtera Cabang Cirebon memberikan sebuah solusi untuk kepada nasabah (peserta asuransi) dengan menawarkan sebuah produk bermanfaat bagi nasabah. .
BAB II
LANDASAN TEORI
A. Definisi Asuransi
Kata Asuransi berasal dari bahasa Inggris, insurance , yang dalam bahasa Indonesia telah menjadi bahasa populer dan diadopsi dalam kamus besar bahasa Indonesia dengan paduan kata “pertanggungan”. Dalam bahasa Belanda biasa disebut dengan istilah assurantie (asuransi) dan verzekering (pertanggungan). Sedangkan dalam bahasa Arab, asuransi disebut at-ta’min (ألتأمن), diambil dari kata امن, yang artinya memberikan perlindungan, ketenangan, rasa aman, dan terbebas dari rasa takut (Modul Pengetahuan Dasar Takaful, 2005), sesuai dengan firman Allah : QS.Quraisy:4
وأمنهم من خوف…….
"….. Dan mengamankan mereka dari rasa ketakutan".
Di Indonesia pengertian Asuransi atau pertanggungan adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih, dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin akan di derita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau untuk memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang di pertanggungkan.
B. Manfaat Asuransi
Mengikuti program asuransi memberikan manfaat yang luas, baik untuk pribadi, keluarga, masyarakat, maupun Negara. Berikut ini beberapa manfaat mengikuti program asuransi.
1. Bagi pribadi dan keluarga
a. Mendidik untuk hidup berhemat
b. Mendidik untuk berpandangan jauh ke hari depan dan berencana
c. Mendidik berdisiplin dan tertib mengatur keuangan
d. Mendidik pribadi-pribadi untuk mencintai keuangan
e. Menanamkan kasih saying terhadap sesama
f. Menghilangkan rasa was-was terhadap kerugian akibat terjadinya kejadian-kejadian yang tidak diharapkan datangnya
g. Memberikan ketenteraman hati bagi seluruh anggota keluarga
h. Mencegah kesengsaraan bagi janda dan yatim piatu
i. Menjamin keberhasilan pendidikan anak-anak
j. Memberikan penghasilan secara regular
k. Menyediakan pensiun sendiri di hari tua
l. Membentuk warisan bagi keluarga di masa mendatang
m. Mendidik sikap berani, cermat, dan melatih mental baja
n. Memberi nilai kepada diri sendiri secara pasti
o. Mencegah terjadinya kesulitan-kesulitan keuangan
p. Memberikan rasa pasti bagi masa depan seseorang
2. Bagi masyarakat
a. Mendidik masyarakat untuk bergotong royong
b. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat
c. Melakukan derma secara teratur
d. Membantu sesama dalam masalah finansial
e. Mencegah terjadinya keterbelakangan bagi generasi penerus
f. Menghindarkan kemiskinan dan kemelaratan
g. Mendidik pengaturan keuangan secara cermat
h. Memberikan sumber penghasilan bagi masyarakat
i. Mendidik pola berpikir jangka panjang
j. Mendidik masyarakat untuk beramal
k. Menanamkan keteladanan bagi masyarakat
3. Bagi dunia usaha
a. Merangsang tumbuhnya tanggung jawab atasan terhadap karyawan
b. Menumbuhkan kepercayaan kreditur
c. Menanamkan loyalitas karyawan terhadap perusahaan
d. Merangsang produktivitas kerja
e. Merupakan langkah efisiensi
f. Menghindarkan kepailitan dan kebangkrutan usaha
4. Bagi Negara dan bangsa
a. Menjadi sumber mobilitas dana untuk pembangunan
b. Memberikan kesempatan kerja dan mencegah pengangguran
c. Menumbuhkan dunia industri
d. Merupakan alat penghasilan
e. Menjadi salah satu sumber pemasukan pajak
f. Menghindarkan keterbelakangan bangsa
BAB III
ASURANSI BRINGIN LIFE
A. Biografi dan Sejarah
Kondisi usaha perasuransian di Indonesia yang semakin baik dan jumlah masyarakat yang berasuransi masih sedikit dibandingkan dengan jumlah pendudukmerupakan peluang bagi Dana Pensiun Bank Rakya Indonesia untuk mendirikan usaha dibidang asuransi jiwa.
Pada tanggal 28 Oktober 1987 dengan Akte Notaris Ny Poerbaningsih Adi Warsito No. 116 dan SK Mentri Keuangan RI pada tabggal 10 Oktober 1988, Dana Pension Bank Rakyat Indonesia memperoleh izin usaha mendirikan PT. Asuransi Jiwa BRINGIN JIWA SEJAHTERA yang menggunakan merk dagang BRINGIN LIFE.
Pada awalnya BRINGIN LIFE dibentuk guna memenuhi kebutuhan untuk memberikan pelayanan kepada nasabah perbankan, khususnya nasabah kredit kecil BRI. Namun dalam perkembangan selanjutnya mengingat akan kebutuhan jasa asuransi yang meliputi asuransi jiwa, asuransi kesehatan, program dana pension, asuransi pendidikan, kecelakaan diri, annuitas dan program kesejahteraan hari tua cukup besar, maka bisinis BRINGIN LIFE merambah pasar di luar BRI untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara individu dan kumpulan.
Untuk lebih meningkatkan pelayanan jasa asuransi kepada masyarakat luas, BRINGIN LIFE membuka kantor-kantor cabang pemasaran di beberapa kota besar dan kota kabupaten untuk memperluas pangsa pasar dan member pelayanan yang lebih baik dan dekat kepada nasabah.
Pada tahun 1993 didirikan kantor cabang untuk melayani pemasaran asuransi di wilayah Jakarta dan Surabaya.
Pada perkembangan selanjutnya, seiring dengan perkembangan bisinis yang sangat pesat, BRINGIN LIFE terus mengembangkan sayapnya sehingga menjangkau lapisan masyarakatdi beberapa kota besar di indinesia.
Seiring dengan perkembangan kantor-kantor cabang tersebut semakin berkembang pula jumlah aparat pemasaran sebagai konsultan bagi nasabah untuk membantu menemukan program asuransi yang tepat sesuai dengan kebutuhan.
Pada tahun 1995, atas dasar keputusan Mentri Keuangan RI No Kep-184/KM. 17/1995 BRINGIN LIFE mendirikan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) untuk lebih meningkatkan perkembangan kepada masyarakat akan kebutuhan pensuin dihari tua.
BRINGIN LIFE mulai membuka unit usaha berupa asuransi syari’ah Izin operasional kantor Cabang Syariah BRINGIN LIFE telah dikeluarkan oleh Mentri sesuai denagan keputusan Mentri Keuangan RI Nomor: KEP-007/KM.6/2003 tanggal 21 Januari 2003.
BRINGIN LIFE secara terus menerus selalu mengembangkan produknya, baik program asuransi individu, asuransi kumpulan maupun banc assurance. Hal ini tak lain adalah untuk selalu menyesuiakan dengan perkembangan dan kondisi saat ini di masa mendatang agarselalu dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
Perusahaan Asuransi BRINGIN LIFE mempunyai visi “Menjadi perusahaan asuransi jiwa yang terkemuka di Indonesia”, adapun misi Perusahaan Asuransi BRINGIN LIFE ada tiga yaitu:
1. Melaksanakan bisnis asuransi jiwa secara professional di Indonesia.
2. Memberikan pelayanan prima kepada nasabah dan pemegang saham melalui jaringan kerja yang luas.
3. Memnerikan ketentuan pemegang saham dan meningkatkan kesejahteraan pegawai.
B. Identitas Perusahaan
1. Nama Perusahaanya
PT asuransi Jiwa BRINGIN LIFE SEJAHTERA dengan merek dagang BRINGIN LIFE
2. Akta Pendirian
Berdiri tanggal 28 Oktober 1987, notaries Ny Poerbaningsih Adi Warsato No 116, Persetujuan Mentri Kehakiman Republik Indonesia No. B86-45 HI-01 Th 88 tanggal 2 Agustus 1988 didaftar sesuai dengan UU No 3 tahun 1982 tentang wajib daftar perusahaan No TOP 099 31823301 Tambahan Berita Negara RI tanggal 11 April 1997 No 29.
3. Izin Usaha (Company’s license)
SK Pensiun Bank Rakyat Indonesia No Kep 181/KM 13/1998 tanggal 10 Oktober 1998.
4. Kepemilikan (ownership)
Dana Pensiun Bank Rakyat Indonesia (90,17%)
Yayasan Kesejahteraan Pegawai Bank Rakyat Indonesia (9,55%)
Koperasi Karyawan PT Aj Bringin Jiwa Sejahtera (0,27%)
5. Modal (Capital)
Modal Dasar Rp. 200.000.000.000,- (dua ratus milyar rupiah)
6. Dewan Komisaris (Board of Commissioners)
A Johar Subrata (Komisaris)
Purwanto (Komisaris)
7. Dewan Direksi (Board of Directors)
Sultan Hamid (Direktur umum)
Kukuh Prihadi (Direktur umum)
Sugeng Soedibjo (Direktur Teknik)
Trihadi Deritanto (Direktur Pemasaran)
8. Jaringan Kerja (Network)
a. Kantor cabang yang tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan dan Sulawesi.
b. Mitra kerja PT. Bank Rakyat Indonesia
9. Reasuransi (Reinsurance)
PT. (Persero) Reasuransi Umum Indonesia
PT. Tugu Jastaman Reasuransi Indonesia
PT. Maskapai Reasuransi Indonesia
10. Konsultan Keuangan dan akunting (Finance and Accounting Consultant)
Kantor Akuntan Publik Rasin Ichwan dan Rekan (ALLIOT Group, A Worldwide Network of Independent Firms)
11. Konsultan Hukum (Legal Consultant)
Roesdi Prawiro Atmodjo, SH.
12. Bankir (bankers)
1. Semua Bank BUMN
2. Bank Umum Swasta Nasional dan Bank Asing Terpilih
C. Niali_nilai Budaya Perusahaan
1. Intergritas
Kami professional asuransi yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa bersikap jujur, menjada nama baik perusahaan dan mematuhi kode etik yang berlaku.
2. Profesional
Kami professional asuransi yang bertanggung jawab dan berorientasi kemasa depan untuk menjaga pertumbuhan usaha yang sehat dan berkesinambungan.
3. Inovatif
Kami selalu berusaha memenuhi kebutuhan nasabahmelalui peningkatan pelayanan, pengembangan produk, teknologi unggul dan sumber daya manusia yang terampil danramah.
4. Kemitraan
Kami profesionalisme asuransi sebagai bagian dari perusahaan selalu mengembangkan sikap kerjasama dan kemitraan yang menciptakan sinergi untuk kepentingan kemajuan perusahaan
5. Kualitas Sumber Daya Manusia
Kami menghargai sumber daya manusia sebagai asset utama perusahaan, karena kami selalu merekrut, mengembangkan dan mempertahankan sumber daya manusia yang berkualitas serta berusaha menjadi teladan.
BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Setelah peneliti melakukan penelitaian pada PT Asuransi Jiwa Bringin Sejahtera, peneliti dapat mengambil kesimpulan sebagai berikit
1. PT Asuransi Jiwa Bringin Sejahtera sebuah perusahaan yang mempunyai sumber daya manusia yang kompeten dan berkualitas dalam bidang yang mengenai asuransi
2. PT Asuransi Jiwa Bringin Sejahtera juga mengedepankan pertumbuhan perusahaan, pelayanan yang baik kepada nasabah serta bertanggung jawab dan berorientasi ke masa depan.
DAFTAR PUSTAKA
Khasmir, Bank dan Lembaga KeuanganLainnya, Jakarta: Raja Grafindo. 2005
John M. Echols dan Hasan Syadilly, Kamus Inggris-Indonesia, Jakarta: Gramedia,1990
Depdikbud, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 1996.
Wirjono Prodjodikoro, Hukum Asuransi di Indonesia, Jakarta: Pembimbing, 1958
AM. Hasan Ali, MA, Asuransi dalam Perspektif Hukum Isalam, Jakarta: Kencana, 2004
Undang-Undang Republik Indonesia No. 2 Tahun 1992 tentang Perasuransian Bab I Pasal 1
Materi Training Konsultan Asuransi Takaful Keluarga, 1997 Lihat Khoiril Anwar, Asuransi Syariah Halal & Maslahat
Buku panduan PT Asuransi Bringin Sejahtera
Departemen Agama, Al-Qur’an dan Terjemahnya, Jakarta: CV Pustaka Agung Harapan, 2006.
Abdurrahmat Fathoni, Metodologi Penelitian dan Teknik Penyusunan Skripsi, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2006
Subana dan Sudrajat, Dasar-dasar Penelitian ilmiah, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2006
Oeh: Lukman Wahyudin
Mahasiswa Syari'ah/MEPI STAIN Crb
Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Cirebon
Tidak ada komentar:
Posting Komentar